Dua program yang disebutkan adalah bantuan pangan, dengan anggaran sekitar Rp11,92 triliun, dan pembayaran THR untuk aparatur negara. Untuk THR saja, nilainya mencapai Rp40 triliun di tahun ini. Program seperti ini diharapkan bisa menjaga daya beli masyarakat agar tetap bergerak.
Di sisi lain, ada kabar menggembirakan dari sektor penerimaan negara. Ternyata, kinerja pajak di awal tahun 2026 ini menunjukkan tren peningkatan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Airlangga punya optimisme tersendiri untuk bulan ini.
“Kami perkirakan Maret akan lebih tinggi karena periode pelaporan pajak biasanya terjadi pada bulan ini,” katanya.
Momen pelaporan SPT Tahunan memang biasanya memompa realisasi penerimaan. Jadi, pantauan ke depan masih cukup cerah. Dengan kombinasi antara kinerja ekspor yang solid dan APBN yang responsif, pemerintah berupaya agar perekonomian nasional tetap bisa bertahan di tengah gejolak.
Artikel Terkait
Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Ditingkatkan ke Tahap Penyidikan
Arus Mudik Lebaran 2026 Sudah Bergerak, Puncak Diprediksi 18 Maret
KPK Tetapkan Bupati Cilacap Tersangka Kasus Pemerasan Dana THR
JK Minta Polisi Usut Tuntas Teror Air Keras ke Aktivis KontraS