Didik, salah seorang sopir truk, mengaku sudah berada di lokasi sejak gelap. "Saya sudah antre dari jam 4 pagi untuk menunggu kapal berangkat," ujarnya.
Rupanya, kesabaran seperti itu hal yang wajar. Menurut informasi, ada tiga dermaga di Ciwandan yang melayani penyeberangan ke Sumatera. Armadanya sendiri sekitar 12 kapal, yang disiagakan khusus untuk mengangkut truk logistik dan kendaraan pribadi para pemudik.
Namun begitu, ini baru permulaan. Kepadatan diperkirakan bakal makin menjadi-jadi mendekati puncak arus mudik, yang diprediksi terjadi pada 18 dan 19 Maret nanti. Situasi di pelabuhan dipastikan akan lebih padat dan hiruk-pikuk.
Artikel Terkait
Menko Polkam Serahkan 104 Rumah Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Utara
Ekonomi Indonesia Kuat Ditopang Konsumsi Domestik dan Utang Terkendali
Lebaran 2026: Lebih dari 638 Ribu Tiket Kereta Api Jarak Jauh Sudah Terjual
Pemerintah Andalkan Perjanjian Dagang ART sebagai Fondasi Hadapi Investigasi AS