Oleh: Adim Muchtadim
CILEGON, TVRINews Suasana mulai berubah di Pelabuhan Merak. Hanya tinggal hitungan hari menuju Idul Fitri, gelombang pemudik pelan-pelan mengubah wajah pelabuhan utama di Cilegon, Banten ini. Kantong-kantong parkir di berbagai dermaga mulai dipenuhi ribuan kendaraan pribadi, semua menunggu giliran untuk diseberangkan ke Sumatra.
Tak cuma mobil. Banyak juga pemudik yang datang dengan berjalan kaki, langsung menuju kapal feri. Tampaknya, strategi berangkat lebih awal jadi pilihan banyak orang. Mereka ingin menghindari kerumitan dan kepadatan puncak yang biasanya meledak-ledak mendekati hari H Lebaran.
Faktor libur sekolah, yang sudah dimulai beberapa hari lalu, jelas mendorong arus ini. Keluarga-keluarga memanfaatkan kesempatan itu untuk segera pulang kampung.
Angkanya sudah mulai terlihat. Menurut catatan Posko Merak yang mencakup juga Pelabuhan Ciwandan dan Bojonegara pada 12 Maret lalu atau H-8 Lebaran, sudah 4.364 unit kendaraan roda empat yang berhasil menyeberang. Untuk melayani kebutuhan itu, sebanyak 28 kapal dioperasikan dari tujuh dermaga yang ada.
Seorang pemudik yang ditemui di lokasi membenarkan hal itu. Ia dan keluarganya sengaja majukan jadwal mudik.
"Anak-anak sudah libur. Daripada nanti berdesak-desakan di pelabuhan, mending berangkat sekarang saja. Lebih tenang," ujarnya, Sabtu (14/3/2026).
Dengan pola seperti ini, diprediksi arus kendaraan dan penumpang di Merak akan terus merangkak naik dalam beberapa hari mendatang. Puncaknya, tentu saja, saat jarum jam semakin dekat ke hari raya.
Editor: Redaksi TVRINews
Artikel Terkait
UIN Sunan Kalijaga Buka Pendaftaran Jalur Mandiri 2026, Tawarkan Empat Jalur Seleksi Inklusif
Ketua DPD Dukung Pemerintah Hitung Ulang Anggaran Makan Bergizi Gratis Demi Efektivitas dan Efisiensi
Kejagung Tetapkan Komisaris Perusahaan Tanpa Bengkel sebagai Tersangka Baru Korupsi Program Makan Bergizi Gratis
Ulama Berbeda Pendapat soal Hukum Gabung Puasa Qada Ramadan dengan Puasa Tasua dan Asyura