Sabtu sore itu, di kawasan Jakarta Selatan, suasana tampak berbeda. Megawati Soekarnoputri, Presiden kelima Republik Indonesia, tiba untuk sebuah acara penting. Ia didampingi putranya, M. Prananda Prabowo, yang juga aktif di partai. Mereka disambut oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, tepat pukul lima sore di lokasi yang baru saja disulap menjadi ruang hijau.
Megawati tampil anggun dengan blouse putih bercorak bunga, dipadukan syal merah yang mencolok. Sementara itu, Pramono Anung tampil sederhana dengan kemeja putihnya. Acara yang mereka hadiri bukan sembarangan: peresmian Taman Bendera Pusaka, sebuah proyek yang digadang-gadang akan menjadi paru-paru baru bagi ibu kota.
Dalam sambutannya, Pramono tak lupa mengucap syukur. Suasana khidmat terasa saat ia mulai berbicara.
“Puji syukur ke hadirat Allah SWT, pada hari ini kita semua dapat berkumpul dalam rangka peresmian Taman Bendera Pusaka dan Patung Ibu Fatmawati,” ujar Pramono.
Ia lalu menyampaikan terima kasihnya. Apresiasi itu ditujukan kepada banyak pihak, mulai dari BUMN, para arsitek dan pematung, hingga berbagai kolaborator yang terlibat. Menurutnya, pembangunan taman ini adalah bagian dari komitmen Pemprov DKI untuk menambah ruang terbuka hijau tapi bukan sembarang ruang. Ia ingin yang modern, inklusif, dan tentu saja, ramah untuk segala usia.
Di sisi lain, Pramono juga menyoroti transformasi Jakarta. Dengan mengacu pada UU Nomor 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta, ia meyakini ibu kota sedang menuju kota global yang sebenarnya. Bersama Wagub Rano Karno atau yang akrab disapa Doel, ia memaparkan data yang cukup menarik.
“Jakarta ketika saya dan Bang Doel menjabat rankingnya nomor 74 dari 156 kota dunia. Sekarang ini sudah naik menjadi 71 dari 156,” jelasnya dengan nada optimis.
Bukan cuma itu. Ia juga menyebutkan bahwa kualitas transportasi Jakarta kini melesat. Katanya, peringkatnya sudah jadi ke-17 terbaik di dunia, mengalahkan beberapa kota besar lain di Asia Tenggara. Sebuah pencapaian yang patut disyukuri.
Lalu, seperti apa sih wujud Taman Bendera Pusaka ini? Taman seluas 5,6 hektare ini dilengkapi berbagai fasilitas yang cukup lengkap. Ada jogging track sepanjang 1,2 kilometer untuk para pecinta lari, lapangan tenis, lapangan serba guna, bahkan sampai lapangan padel yang lagi ngetren. Intinya, tempat ini dirancang untuk jadi destinasi rekreasi warga dari pagi hingga sore.
Artikel Terkait
Polisi Bantah Tabrak Lari, Pengejaran Fortuner di Ciledug Bagian dari Operasi Narkoba
Jerman Hadapi Curacao di Laga Perdana Grup E Piala Dunia 2026, Siaran Langsung di TVRI
Meski CFD Ditiadakan, Warga Tetap Padati Bundaran HI untuk Berolahraga
Optimisme Meningkat: Pengamat Nilai Target Piala Dunia 2030 Realistis di Bawah Asuhan John Herdman