Optimisme Meningkat: Pengamat Nilai Target Piala Dunia 2030 Realistis di Bawah Asuhan John Herdman

- Minggu, 14 Juni 2026 | 08:30 WIB
Optimisme Meningkat: Pengamat Nilai Target Piala Dunia 2030 Realistis di Bawah Asuhan John Herdman

Keyakinan terhadap kemampuan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, untuk mewujudkan target ambisius PSSI melesat ke Piala Dunia 2030 mulai mengemuka. Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan, menjadi salah satu figur yang optimistis bahwa target tersebut bukan sekadar wacana, melainkan sesuatu yang realistis untuk dicapai di bawah kendali pelatih asal Selandia Baru itu.

John Herdman resmi menangani skuad Garuda pada pertengahan Januari 2026, menggantikan Patrick Kluivert. Sejak memegang kendali, ia telah memimpin tim dalam dua ajang bergengsi, yakni FIFA Series dan FIFA matchday. Pada FIFA Series yang digelar Maret lalu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia berhasil melaju ke partai final setelah menundukkan St. Kitts and Nevis. Namun, langkah mereka terhenti setelah takluk dari Bulgaria, sehingga harus puas menjadi runner-up.

Sementara itu, dalam FIFA matchday yang baru saja rampung, performa Garuda menunjukkan peningkatan signifikan. Timnas Indonesia sukses menaklukkan dua lawan yang berada di peringkat lebih tinggi, yaitu Oman (peringkat 79 dunia) dan Mozambik (peringkat 101 dunia). Dua kemenangan beruntun ini membawa dampak positif pada peringkat FIFA Indonesia, yang merangkak naik dari posisi 122 ke 118.

Kepercayaan diri pun kian membuncah menjelang agenda-agenda besar selanjutnya. John Herdman dan anak asuhnya kini bersiap menghadapi serangkaian turnamen penting, mulai dari Piala AFF, FIFA ASEAN Cup, Piala Asia 2027, hingga puncaknya, Kualifikasi Piala Dunia 2030. Dengan fondasi yang mulai terbangun, optimisme untuk menembus panggung terbesar sepak bola dunia pun kian terang.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar