Pemerintah Pastikan Stok LPG Aman dengan Alihkan Impor dari Timur Tengah ke AS

- Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:15 WIB
Pemerintah Pastikan Stok LPG Aman dengan Alihkan Impor dari Timur Tengah ke AS

“Kita siagakan lagi dua kargo yang masuk tanggal 28 Maret. Lalu, berturut-turut pada 4 April dan 8 April akan ada kargo tambahan lagi,” jelasnya.

Di sisi lain, kabar baik juga datang dari pasokan solar. Menurut Bahlil, kebutuhan solar dalam negeri sekarang sepenuhnya bisa dipenuhi dari produksi lokal. Keberhasilan ini tak lepas dari operasional RDMP di Kilang Balikpapan yang berjalan efektif.

“Alhamdulillah, solar kita sudah aman. RDMP Balikpapan itu membantu banget mengurangi ketergantungan impor,” katanya.

Lalu bagaimana dengan minyak mentah? Ternyata, sekitar 20 persen impor minyak kita sebelumnya juga dari Timur Tengah. Tapi tenang, pemerintah klaim sudah punya cadangan pemasok dari negara lain. Memang, pengiriman dari AS lebih lama bisa sampai 40 hari, dibandingkan dari Timur Tengah yang cuma tiga minggu. Tapi dengan kontrak jangka panjang, setidaknya kepastian pasokan lebih terjamin.

Jadi, intinya pemerintah berusaha keras agar dinamika di kancah global tidak sampai menggoyah stok energi dalam negeri. Mereka mengaku terus memantau dan menyiapkan skenario cadangan. Semoga saja rencana ini berjalan mulus.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar