Ketua DPR Iran Tegaskan Tidak Ada Gencatan Senjata dengan AS dan Israel

- Kamis, 12 Maret 2026 | 03:20 WIB
Ketua DPR Iran Tegaskan Tidak Ada Gencatan Senjata dengan AS dan Israel

TEHERAN – Pemerintah Iran secara tegas menampik kemungkinan gencatan senjata dengan Amerika Serikat dan Israel. Sikap ini disampaikan langsung oleh Ketua DPR Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, lewat unggahan di platform media sosial X pada Kamis (12/3/2026).

"Tentu saja, kami tidak mengupayakan gencatan senjata," tulisnya dengan nada keras.

Ghalibaf menegaskan, militer Iran siap terus membalas dan menyerang Israel beserta pangkalan-pangkalan militer AS. "Kami yakin bahwa agresor harus dihukum dan diberi pelajaran yang bisa mencegah mereka menyerang Iran lagi," ujarnya. Pernyataan itu sekaligus menutup pintu bagi upaya perdamaian dalam waktu dekat.

Menurutnya, Israel punya pola yang sudah basi. Mereka mempraktikkan siklus konflik dan diplomasi secara berulang-ulang. Tapi ujung-ujungnya, perang tetap terjadi lagi.

"Rezim Zionis secara konsisten melanggengkan siklus kejam 'perang, negosiasi, gencatan senjata, lalu perang lagi' sepanjang sejarah yang menjijikkan. Kami akan memutus siklus ini," tegas Ghalibaf.

Ia lalu mengingatkan serangan pada Juni 2025. Saat itu, Iran terlibat perang 12 hari dengan Israel. Yang menarik, serangan itu justru dilancarkan di tengah-tengah perundingan nuklir. Persisnya tanggal 22 Juni, militer AS melakukan serangan udara terhadap tiga fasilitas nuklir Iran. Kejadian itu, bagi Iran, membuktikan bahwa negosiasi seringkali hanya jadi kedok sebelum serangan berikutnya datang.

Jadi, pesannya jelas: Iran tak mau terjebak dalam siklus yang sama. Mereka lebih memilih memberi pelajaran, sekalipun itu berarti konfrontasi terus berlanjut.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar