“Kami juga menjalin koordinasi erat dengan otoritas maritim dan pihak berwenang setempat,” tambah Vega. Upaya ini, jelasnya, untuk memastikan keselamatan kru dan muatan kapal menjadi prioritas utama di tengah situasi yang tidak menentu.
Di sisi lain, meski ada kapal yang tertahan, Vega memastikan hal ini tidak mengganggu operasional lainnya. Rantai pasok energi tetap berjalan solid, baik di perairan internasional maupun di dalam negeri. Mereka didukung oleh armada yang tidak sedikit sekitar 345 kapal di bawah pengelolaan Pertamina Group siap menjaga stabilitas pasokan.
Soal video viral yang menunjukkan kapal-kapal itu lolos? Ternyata itu cuma rekayasa. Hasil buatan kecerdasan artifisial alias AI yang sayangnya sudah terlanjur menyebar. Bisa dibilang, kabar baik itu masih terlalu dini untuk dirayakan. Realita di lapangan masih menegangkan.
Artikel Terkait
Anggaran 2026 Bergerak Cepat, Belanja Negara Tembus Rp346,1 Triliun di Dua Bulan Pertama
Kapolri Tegaskan Sinergi TNI-Polri Kunci Jaga Stabilitas NKRI
Pemerintah Siapkan Tiga Skenario Keberangkatan Haji 2026 Antisipasi Konflik Timur Tengah
Polres Bogor Gelar Gerakan Pangan Murah di Stadion Pakansari Sambut Lebaran