Lalu, skenario seperti apa saja yang disiapkan? Beberapa di antaranya adalah pemilihan rute penerbangan alternatif yang lebih aman. Opsi ekstremnya? Penundaan keberangkatan.
“Contohnya, kalau situasi benar-benar membahayakan, ya penundaan bisa saja terjadi,” ujar Dahnil. Keputusan seperti itu nantinya akan dibahas matang dengan DPR, tentu saja dengan berpedoman pada arahan langsung dari Presiden Prabowo.
Pada intinya, komitmen pemerintah kali ini kuat. Ini bukan sekadar tentang menyelenggarakan ritual keagamaan, tapi lebih pada wujud nyata perlindungan terhadap warga negaranya di tanah suci. Mereka ingin ibadah haji tahun ini bisa berlangsung dengan tenang, aman, dan nyaman bagi seluruh jemaah.
(Febrina Ratna Iskana)
Artikel Terkait
Polri Imbau Masyarakat Laporkan Pemaksaan THR Jelang Lebaran
Menteri ATR Tegaskan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Meski Ada Kebijakan WFA
Transformasi BRI Berbuah, Rasio CASA Kuat di 70,6% dan DPK Tembus Rp1.467 Triliun
Menko Infrastruktur AHY Perintahkan PU Kerja Pagi-Siang-Malam Siapkan Jalan untuk Mudik 2026