Mudik Lebaran 2026 masih cukup lama, tapi persiapan infrastruktur jalan sudah digeber dari sekarang. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), selaku Menko Bidang Infrastruktur, baru-baru ini menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan jalan-jalan di seluruh Indonesia benar-benar siap dipakai saat puncak arus mudik nanti.
Dia mengaku sudah memberi instruksi tegas ke Kementerian PU. Intinya, jajaran kementerian diminta terus bekerja dan memantau kondisi di lapangan tanpa henti.
"Saya mendorong terus Kementerian Pekerjaan Umum, mereka terus bekerja, pagi, siang, malam," kata AHY, Rabu (11/3/2026).
Alasannya sederhana: ruas jalan seperti Trans Jawa dan Trans Sumatra itu panjang sekali. Butuh pengawasan ekstra.
Namun begitu, tantangannya bukan cuma soal fisik jalan raya. AHY juga menyoroti faktor lain yang seringkali tak terduga: cuaca.
Menurut dia, kondisi cuaca ekstrem harus diwaspadai betul, terutama hujan lebat yang bisa memicu kerusakan jalan atau, yang lebih berbahaya, kecelakaan.
"Kita harus bersiap jika terjadi cuaca ekstrem. Saya rasa kita semua fokus di sana sekarang," ujarnya.
Jadi, fokusnya ganda. Selain menjaga ketahanan infrastruktur, antisipasi terhadap gangguan alam juga jadi prioritas. Semua demi kelancaran dan keselamatan pemudik dua tahun mendatang.
Artikel Terkait
Chatib Basri Bantah Ekonomi Indonesia 2026 Setara Krisis 1998, Soroti Risiko Harga Pangan dan Kredibilitas Fiskal
Pembiayaan Cicil Emas BSI Melonjak 97,9 Persen, Tembus Rp16,93 Triliun di Tengah Tren Investasi Lindung Inflasi
Perusahaan China Incar Peluang Besar di Balik Target PLTS 100 GW Indonesia, Soroti Kebutuhan Teknologi Penyimpanan Energi
Presiden Prabowo Resmikan RSUD Lampung Barat dan Buka Munas Hipmi 2026 di Lampung