ungkap Fred. Produk asuransi jiwa, katanya, adalah komitmen jangka panjang. Maka, cara berinvestasinya pun harus selaras dengan kebijakan investasi tradisional yang penuh pertimbangan, disesuaikan dengan profil risiko tiap entitas.
Celios Ingatkan Perusahaan Asuransi Perlu Waspadai Beberapa Hal di Pasar Saham
Pilihan Zurich ini dipahami betul oleh pengamat. Nailul Huda dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS) menyebut, wajar jika perusahaan asuransi mencari aset terbaik untuk bisnisnya.
kata Huda. Dia pun mengingatkan, bagi yang tertarik menambah porsi di saham, harus ekstra waspada. Pasar saham, menurutnya, adalah arena yang kompleks, di mana banyak kepentingan dari politik hingga individu bermain di dalamnya.
Jadi, sementara pintu ke pasar saham dibuka lebih lebar, Zurich Indonesia memilih untuk tidak buru-buru masuk. Mereka lebih memilih jalan yang sudah dikenal, mengutamakan keamanan dana nasabah di atas segala-galanya.
Artikel Terkait
Kitabisa Siapkan Halaman Khusus untuk Salurkan Gaji Wakil Ketua Komisi III DPR Hingga 2029
Bank bjb Gelar The Ultimate10K Series di Empat Kota untuk Dorong Koneksi Ekonomi
Kecelakaan Beruntun di Tol TB Simatupang, Lalin Tersendat 5 Km
Pemprov DKI Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi 30.774 Orang, Siapkan 709 Bus