"Tidak diragukan lagi tugas Anda di jabatan tinggi ini akan membutuhkan keberanian dan dedikasi yang tinggi," ucapnya lebih lanjut.
Putin tampaknya yakin, Mojtaba bisa meneruskan kepemimpinan ayahnya. Ia juga diharapkan mampu menjaga persatuan nasional Iran di tengah situasi yang pelik ini.
Perlu diingat, Mojtaba kini adalah Pemimpin Tertinggi Iran yang ketiga. Ia menggantikan Ali Khamenei yang memimpin negeri itu selama 37 tahun sebelum wafat akhir Februari lalu di usia 86 tahun.
Di kubu Iran sendiri, respons pun datang. Presiden Masoud Pezeshkian menyebut pengangkatan Mojtaba sebagai langkah krusial. Menurutnya, ini penting untuk memperkuat persatuan nasional, terutama ketika tekanan dari luar semakin menjadi-jadi.
Jadi, pesannya jelas. Di panggung geopolitik yang makin panas ini, Rusia memilih untuk mempererat barisan dengan Iran. Sebuah sinyal solidaritas yang kuat, sekaligus peringatan bagi pihak lain.
Artikel Terkait
Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan BRI Tembus Rp811,9 Triliun
Prabowo: Ketahanan Pangan Indonesia Aman di Tengah Ketegangan Global
Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Nasional Aman hingga Akhir Tahun
Iran Bantah Tutup Selat Hormuz, Tuding AS dan Israel Sebabkan Sepinya Lalu Lintas