Dalam waktu dekat, Presiden Prabowo Subianto berencana menyampaikan taklimat khusus untuk seluruh masyarakat Indonesia. Rencana ini diumumkannya bukan di ruang rapat yang tertutup, melainkan di sela-sela sebuah acara infrastruktur.
Kabar itu disampaikan Prabowo saat meresmikan 218 jembatan yang tersebar di berbagai daerah, termasuk yang terpencil. Acara digelar secara daring, Selasa (10/3/2026). Situasi geopolitik global yang memanas, terutama di Timur Tengah, jadi latar belakang rencana pidato nasionalnya itu.
Dia tak menampik bahwa gejolak itu akan membawa konsekuensi. "Akibat perang di Timur Tengah, kita harus siap menghadapi kesulitan," ujarnya.
"Tetapi sekali lagi, kita bersyukur bahwa sebenarnya bangsa Indonesia punya kekuatan. Kita punya kekuatan yang besar,"
Namun begitu, Prabowo menekankan pentingnya kejujuran. Dia berjanji akan terbuka menjelaskan kondisi yang sebenarnya kepada publik, tanpa ditutup-tutupi.
"Tapi juga saya harus jujur kepada seluruh rakyat dan saya juga akan memberi suatu taklimat kepada seluruh bangsa Indonesia dalam waktu dekat,"
Di sisi lain, presiden juga menyoroti soal pengelolaan kekayaan nasional. Menurutnya, sumber daya yang dimiliki negara harus dikelola dengan lebih baik lagi. Tujuannya jelas: untuk kemakmuran rakyat, terutama di tengah ketidakpastian global seperti sekarang.
Jadi, masyarakat diminta bersiap. Taklimat yang dijanjikan itu akan menjadi penjelasan langsung dari pimpinan tertinggi negara tentang tantangan yang dihadapi dan langkah-langkah ke depan.
Artikel Terkait
Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Jalani Pemeriksaan 7 Jam di Polda Metro Terkait Dugaan Penipuan Umrah
Wardatina Mawa Bantah Rumor Dilamar Pria Turki, Pilih Fokus Pulihkan Diri Usai Gugat Cerai
BI Buka Layanan Penukaran Uang Rusak dan Cacat, Begini Syaratnya
Wakil Ketua MPR: Penguatan Ekosistem E-Sports Kunci Dorong Ekonomi Digital Nasional