AS Tarik Diplomat dari Arab Saudi Menyusul Eskalasi Ketegangan dengan Iran

- Senin, 09 Maret 2026 | 07:20 WIB
AS Tarik Diplomat dari Arab Saudi Menyusul Eskalasi Ketegangan dengan Iran

AS Tarik Diplomat dari Arab Saudi, Ketegangan dengan Iran Meningkat

WASHINGTON Situasi di Timur Tengah makin memanas. Kabar terbaru menyebutkan pemerintah Amerika Serikat telah memerintahkan para diplomatnya untuk segera meninggalkan Arab Saudi. Perintah evakuasi ini dikeluarkan menyusul eskalasi serangan dari Iran yang kian menjadi-jadi.

Menurut laporan The New York Times yang mengutip sejumlah pejabat AS, perintah dari Departemen Luar Negeri itu tak cuma berlaku untuk staf di kedutaan besar di Riyadh. Mereka yang bertugas di konsulat AS di Jeddah dan Dhahran juga harus pergi. Langkah ini jelas bukan tindakan biasa. Ini adalah sinyal kuat bahwa Washington menilai risiko keamanan di kawasan itu sudah pada level yang sangat mengkhawatirkan.

Yang menarik, ini adalah evakuasi wajib pertama sejak perang antara AS dan Israel melawan Iran pecah pada akhir Februari lalu. Sebelumnya, sudah ada penambahan pasukan AS ke wilayah tersebut. Namun begitu, respons terhadap keselamatan personel diplomatik justru menuai kritik dari dalam.

Banyak diplomat AS sendiri yang sebelumnya menyayangkan sikap lamban pemerintahan Trump. Mereka menilai evakuasi dari zona konflik semestinya dilakukan lebih cepat.

Kini, dengan perintah untuk meninggalkan Arab Saudi, tampaknya pemerintah AS tak ingin mengambil risiko lagi. Keberadaan diplomatnya di tanah Saudi dinilai sudah terlalu berbahaya. Situasinya benar-benar genting.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar