Namun begitu, malapetaka datang di waktu yang tak terduga. Sekitar pukul dua dini hari tanggal 6 Maret, saat persiapan penarikan hampir rampung, Kapal Musaffah 2 tiba-tiba dilaporkan meledak. Ledakan itu memicu kebakaran hebat, termasuk di bagian anjungan. Sampai sekarang, penyebab pastinya masih diselidiki oleh otoritas setempat.
Akibat ledakan itu, beberapa awak kapal berhasil selamat, termasuk satu WNI bernama YRJ. Sayangnya, nasib tiga WNI lainnya MP, SR, dan AS yang merupakan awak Kapal Musaffah 2, masih gelap. Mereka hingga kini dinyatakan hilang. Selain itu, satu warga negara asing juga ikut dilaporkan hilang dalam insiden mencekam tersebut.
Memperhatikan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang kerap fluktuatif, KBRI Abu Dhabi kembali mengingatkan. Mereka mengimbau seluruh WNI di wilayah UEA, termasuk para ABK yang bekerja di kapal laut, untuk selalu waspada. Penting untuk memantau perkembangan situasi lewat sumber resmi dan menjaga komunikasi dengan Perwakilan RI terdekat.
Lapor diri juga sangat disarankan. Tujuannya, agar respons dari Perwakilan RI bisa cepat dan tepat bila terjadi sesuatu. Dalam keadaan darurat, WNI bisa menghubungi hotline KBRI Abu Dhabi di nomor 971566156259.
Artikel Terkait
Kementerian Keuangan Pastikan Anggaran Makan Bergizi Gratis Rp330 T Tak Dipotong, Pengawasan Diperketat
Warga Bekasi Diingatkan: Imsak Kabupaten 04.31 WIB, Kota 04.32 WIB
Krisis Energi Global Paksa Bangladesh Liburkan Seluruh Universitas
Kiper Ajax Maarten Paes Buka Suara soal Ledakan Emosi Usai Kekalahan dari Groningen