Hingga pertengahan Ramadan tahun ini, kondisi harga pangan nasional dipastikan tetap stabil. Pernyataan itu datang langsung dari Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. Ia menyebut, penguatan distribusi dan pengawasan ketat di lapangan menjadi kunci utama.
Memang, masih ada beberapa komoditas yang harganya merangkak naik. Namun begitu, kenaikannya disebut masih dalam batas wajar. Tren penurunan harga justru sudah terlihat untuk sejumlah bahan pangan strategis.
"Tren penurunan harga pangan mulai terlihat pada sejumlah komoditas strategis. Meski beberapa komoditas pangan yang masih mengalami sedikit kenaikan harga, kondisi tersebut masih dalam batas kewajaran," kata Amran, Minggu (8/3/2026).
Ia menambahkan, harga-harga pokok kini bergerak lebih stabil, bahkan cenderung turun. Situasi ini diharapkan bisa memberi rasa nyaman buat masyarakat. Tapi di sisi lain, produsen dalam hal ini petani dan peternak juga harus dapat bagian yang layak.
Pemerintah rupanya ingin semua pihak di rantai pasok merasakan manfaatnya. Stabilitas bukan cuma untuk konsumen, tapi juga buat mereka yang memproduksi.
Amran memberi contoh nyata. Kenaikan tipis, sebut saja sekitar 0,6 persen untuk suatu komoditas, perlu dilihat sebagai bagian dari keseimbangan. Apalagi menyambut Lebaran.
"Sudahlah kalau naik 0,6 persen, sayangilah juga peternak kita sedikit, supaya dia dapat baju lebaran," ujar pria yang juga menjabat Kepala Bapanas ini.
Intinya, dengan pasokan yang terjaga dan distribusi yang dipantau ketat, gejolak harga bisa diredam. Dinamika pasar pun mulai menunjukkan pengendalian yang lebih baik, setidaknya hingga pertengahan bulan suci ini.
Artikel Terkait
Lima Negara Catat Lonjakan Peringkat FIFA, Timnas Indonesia Naik ke Posisi 118
IRGC Serang Markas Armada Kelima AS di Bahrain, Balas Serangan Militer Amerika di Iran Selatan
Chatib Basri Bantah Ekonomi Indonesia 2026 Setara Krisis 1998, Soroti Risiko Harga Pangan dan Kredibilitas Fiskal
Pembiayaan Cicil Emas BSI Melonjak 97,9 Persen, Tembus Rp16,93 Triliun di Tengah Tren Investasi Lindung Inflasi