Untuk protein hewani, daging ayam ras segar justru turun 2,15 persen menjadi Rp41.050 per kg. Berbeda dengan daging sapi yang harganya naik, meski sangat tipis. Kualitas I naik 0,1 persen ke Rp144.500, sementara kualitas II naik 0,07 persen menjadi Rp136.500 per kilogram.
Gula pasir, baik yang premium maupun lokal, sama-sama mengalami kenaikan. Yang premium naik 0,5 persen jadi Rp19.950, sedangkan lokal naik 0,54 persen ke Rp18.550 per kg.
Sementara itu, minyak goreng curah masih bertahan di harga Rp19.000 per liter. Minyak kemasan bermerek I stagnan di Rp22.700, tapi yang bermerek II naik sedikit. Telur ayam ras segar juga harganya tak berubah, tetap Rp32.600 per kilogram.
Begitulah kondisi terakhir harga pangan pada akhir pekan. Naik turunnya terlihat alami, mencerminkan dinamika supply dan demand di pasar.
Artikel Terkait
Pemerintah Targetkan Transaksi BINA Lebaran 2026 Capai Rp53 Triliun
Keterlambatan Barang Impor Ancam Stok Lebaran 2026, HIPPINDO Minta Koordinasi Pemerintah
Terminal Pulogebang Masih Sepi, Puncak Mudik Diprediksi 17-19 Maret
Dua Perusahaan China Menang Lelang PLTSa Bekasi dan Denpasar, Dampak Ekonomi Ditaksir Rp14 Triliun