“Petugas melaksanakan uji petik sampel takjil yang berpotensi tercemar, memastikan tidak adanya penggunaan bahan tambahan pangan yang dilarang.”
Jadi, sampel-sampel makanan itu benar-benar dites. Tapi, pengawasannya nggak cuma berhenti di situ. Menurut Allin, ada juga upaya memberi pemahaman kepada para pedagang.
“Kami edukasi pedagang untuk menjaga pangan selalu higienis dan tertutup, tempat berjualan bersih, tertata, dan jauh dari sumber limbah. Serta menggunakan wadah yang aman (food grade) bagi konsumen,” pungkasnya.
Nah, sosialisasi itu mencakup hal-hal praktis. Mulai dari cara menyimpan makanan agar tetap higienis, kebersihan tempat jualan, sampai pentingnya menggunakan wadah yang aman untuk konsumen. Dengan semua upaya ini, harapannya sih Ramadhan tahun ini bisa berjalan dengan lancar, sehat, dan tentu saja, bebas dari masalah keracunan. Semoga saja.
Artikel Terkait
Menlu Sugiono Serukan Deeskalasi dan Tawarkan Indonesia Jadi Mediator Konflik AS-Israel-Iran
Menlu Sugiono Serahkan Surat Belasungkawa Prabowo untuk Iran, Bahas Eskalasi Timur Tengah
Pelni Proyeksikan Penumpang Mudik Lebaran 2026 Turun Tipis Jadi 641.025 Orang
Pemerintah Tanggapi Penurunan Outlook Fitch dengan Sorot Fundamental Ekonomi yang Kuat