Menjelang Lebaran 2026, isu stabilitas harga pangan kembali mencuat. Anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv, sudah mengingatkan soal ini. Dia khawatir, pola lonjakan harga yang kerap terjadi setiap tahun akan terulang dan akhirnya membebani masyarakat.
“Karena itu, saya mendorong pemerintah daerah dan instansi terkait memastikan distribusi berjalan lancar agar tidak terjadi lonjakan harga yang memberatkan masyarakat,” tegas Rajiv, Rabu (4/3/2026).
Menurutnya, kunci utamanya ada di distribusi. Kalau logistik lancar, gejolak harga bisa diredam. Di sisi lain, Rajiv juga menaruh harapan besar pada produksi pertanian lokal. Ia berharap hasil bumi dari daerah sendiri bisa jadi penopang utama, terutama saat permintaan melonjak tajam.
Sebagai wakil rakyat dari Jawa Barat II yang mencakup Kabupaten Bandung dan Bandung Barat, ia mengaku akan terus memantau situasi di lapangan.
“Saya yang diberikan amanah oleh masyarakat di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat, akan terus memantau kondisi ketersediaan pangan di sini. Saya akan serap aspirasi dari masyarakat untuk disampaikan di Jakarta (DPR RI),” imbuhnya.
Nah, langkah konkret pun dilakukan. Memasuki masa reses DPR, Rajiv langsung turun ke Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. Di sana, ia membagikan 30.000 paket sembako sebagai bentuk antisipasi dan bantuan menyambut Ramadan dan Idul Fitri 1447 H. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakapolresta Bandung, AKBP Putu Hendra Binangkari.
Artikel Terkait
Pemerintah dan Tokoh Bali Sepakati Takbiran 2026 Tanpa Pengeras Suara Saat Nyepi
AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Lepas Pantai Sri Lanka, 87 Pelaut Tewas
29 Pekerja Migran Indonesia Bersiap Berangkat ke Jerman Lewat Program Triple Win
Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei