Permintaan maaf Sarwendah Tan melalui video yang diunggah di Instagram pribadinya justru menuai kritik karena dinilai tidak tepat sasaran. Dalam pernyataannya, Sarwendah menyampaikan permohonan maaf kepada anak-anaknya, keluarga, serta para penggemar, namun tidak secara eksplisit menyebut nama mantan suaminya, Ruben Onsu, yang menjadi pihak yang dirugikan dalam perseteruan ini.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, enggan berkomentar banyak mengenai video tersebut. Ia menegaskan bahwa permintaan maaf Sarwendah sama sekali tidak berkaitan dengan kliennya.
"Yang perlu kami garisbawahi di sini adalah permintaan maaf itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan klien kami, Ruben Onsu," ujar Minola dalam keterangannya yang dikutip dari kanal YouTube Cumicumi.
Menurut Minola, langkah Sarwendah meminta maaf kepada publik dan penggemar lebih merupakan upaya menjaga citra di hadapan masyarakat. Oleh karena itu, ia memilih untuk tidak memberikan respons lebih lanjut. Di sisi lain, Ruben Onsu disebut tidak ambil pusing jika mantan istrinya itu enggan menyampaikan permintaan maaf secara langsung.
"Tadi siang saya teleponan sama Ruben. Saya tanya pendapat dia tentang video si S. Komentar dia hanya, 'Oh, barusan Zoom'. Ya, jadi Ruben juga tak komentar apa pun karena memang video itu tidak untuknya," tutur Minola.
Meski demikian, Minola secara pribadi menyayangkan sikap Sarwendah yang justru meminta maaf kepada publik, tetapi melupakan Ruben Onsu sebagai pihak yang paling terdampak dalam kisruh ini.
"Korban sesungguhnya dari kisruh ini kan Ruben. Seharusnya ada permintaan maaf itu untuk klien kami," imbuhnya.
Sebelumnya, beredar potongan video saat Sarwendah melakukan siaran langsung bersama Giorgio Antonio. Dalam kesempatan itu, ibu tiga anak tersebut diduga menyindir penghentian nafkah sebesar Rp200 juta oleh Ruben Onsu dengan menggunakan bahasa yang dianggap kasar. Video itulah yang kemudian memicu gelombang kritik dan mendorong Sarwendah untuk merilis permintaan maaf.
Artikel Terkait
Menteri LH Serukan Aksi Nyata Atasi Krisis Iklim, Pemilahan Sampah Jadi Kunci
Universitas Darunnajah Gelar Konferensi Internasional Pesantren, Dorong Wakaf Produktif untuk Kemandirian Pendidikan dan Sains
Pendaki Nekat Lewat Jalur Ilegal Semeru, Satu Terjun ke Jurang 800 Meter
Mobil Terbakar di Jalan Sholeh Iskandar Bogor, Kerugian Capai Rp200 Juta