"Untuk itu, MUI mendesak pemerintah Indonesia agar mencabut keanggotaan dari BoP karena dipandang tidak efektif mewujudkan kemerdekaan sejati di Palestina,"
Demikian bunyi tausiah resmi MUI yang dikeluarkan pada Minggu (1/3/2026) dan ditandatangani oleh Ketua Umum KH Anwar Iskandar dan Sekjen Buya Amirsyah Tambunan.
MUI menilai serangan yang digagas Presiden AS Donald Trump bersama Israel itu berbahaya. Bisa memicu perang regional yang lebih luas, melibatkan banyak kekuatan, baik langsung maupun lewat proxy. Mereka juga mengajak umat Islam di seluruh dunia untuk sungguh-sungguh melaksanakan qunut nazilah, memohon perlindungan Allah bagi saudara-saudara yang tertindas.
Tak lupa, seruan ditujukan kepada komunitas internasional. "MUI menyerukan kepada PBB dan OKI untuk langkah-langkah maksimal menghentikan perang dan menghormati hukum internasional. MUI berkeyakinan bahwa perang akan mendatangkan kemudhorotan global," tegas mereka.
Jadi, buka puasa besok di Istana bukan sekadar acara seremonial belaka. Suasana hangat silaturahmi itu akan berlangsung di tengah situasi dunia yang memanas dan desakan dari para ulama sendiri mengenai posisi Indonesia di panggung global.
Artikel Terkait
Pelni Proyeksikan Penumpang Mudik Lebaran 2026 Turun Tipis Jadi 641.025 Orang
Pemerintah Tanggapi Penurunan Outlook Fitch dengan Sorot Fundamental Ekonomi yang Kuat
Gubernur California Newsom Sebut Israel Negara Apartheid dan Pertanyakan Bantuan Militer AS
Dinkes Tangsel Perketat Pengawasan Takjil Jelang Buka Puasa