JAKARTA – Laga panas antara Persija Jakarta dan Borneo FC di Super League 2025-2026 memang sudah diramalkan bakal seru. Dan prediksi itu terbukti. Di Jakarta International Stadium (JIS), Selasa (3/3/2026) malam tadi, tensi langsung meninggi sejak wasit membunyikan peluit kick-off. Macan Kemayoran langsung menancap gas, mendominasi penguasaan bola dan mengurung pertahanan Borneo. Tapi, ya itu, kedisiplinan lini belakang Pesut Etam benar-benar bikin frustrasi. Hasilnya? Babak pertama ditutup dengan angka 0-0 yang mentereng di papan skor.
Persija langsung menunjukkan taringnya. Di bawah arahan Mauricio Souza, mereka bermain cepat, berusaha mencukur pertahanan lawan sedini mungkin. Serangan demi serangan dilancarkan, menghujani kotak penalti Borneo FC.
Namun begitu, tim tamu tak kehilangan akal. Mereka bertahan solid, rapat, dan siap menghajar lewat serangan balik yang tajam. Itulah senjata andalan mereka malam itu.
Peluang terbaik justru datang di pertengahan babak pertama. Setelah umpan matang dari lini tengah, Maxwell mendapat ruang untuk melepaskan tembakan. Sayang sekali! Bola itu melesat, tapi hanya sanggup menerbangkan udara di atas mistar gawang Nadeo Argawinata. Suara gemuruh harapan dari tribun pun berubah menjadi erangan kecewa.
Di sisi lain, Borneo tetap bersikukuh dengan strategi kontra-attack. Cuma, upaya ofensif mereka kerap mentah. Pemain-pemain Persija, terutama di sektor tengah, tampak waspada dan selalu punya cara untuk memotong laju serangan lawan sebelum berbahaya.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Siap Tertibkan Terminal Bayangan Jelang Mudik
Pengadilan Bebaskan Pengacara Junaedi Saibih dari Dakwaan Suap Hakim
Iran Klaim Serang Kantor Netanyahu dan Markas AU Israel dengan Rudal Kheibar
Prabowo Gelar Silaturahmi dengan Mantan Presiden, Wapres, dan Ketua Parpol di Istana