Di tengah ketegangan global menyusul konflik Iran dan Israel, Kementerian Pertanian memastikan stok pangan dalam negeri aman. Jaminan ini diberikan karena sejumlah komoditas utama sudah mencapai swasembada. Jadi, kata mereka, masyarakat tak perlu khawatir.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman sendiri yang menyampaikan hal itu. Menurutnya, surplus pangan yang ada saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan kita semua. Dia enggan terpancing dengan kondisi dunia yang sedang panas. “Kami optimistis, jangan berandai-andai (dampak konflik),” ujarnya.
Amran ditemui di kantornya di Jakarta, Selasa lalu. Dalam kesempatan itu, dia lebih memilih menitikberatkan pada pencapaian swasembada yang justru membuat Indonesia jadi eksportir. Baru-baru ini, Indonesia bahkan mengekspor telur kemasan ke beberapa negara Asia.
“Ini sudah ekspor (telur), minggu depan kami ekspor beras,” tambahnya penuh keyakinan.
Bicara soal beras, Amran terlihat sangat bersemangat. Dia menyebut swasembada beras sudah dominan dalam sektor pangan nasional. “Swasembada beras insyaallah, 3,7 juta ton dan ini tidak pernah terjadi selama Republik ini berdiri,” katanya.
Harapannya, stok beras bisa mencapai 5 juta ton pada April nanti. “Doakan itu (stok beras) di April 5 juta ton dan tanpa impor,” imbuhnya.
Artikel Terkait
Jadwal Buka Puasa di Tangerang dan Tangerang Selatan Berbeda 9 Menit
Ekonom UOB: Daya Beli Menurun, Manufaktur Jadi Kunci Dongkrak Kelas Menengah
Prabowo Undang Jokowi dan Maruf Amin untuk Silaturahmi di Istana
AS Siap Perang Jangka Panjang dengan Iran, Operasi Gabungan Hadapi Perlawanan Sengit