Ada dua jembatan penghubung tersebut, satunya agak lebih tinggi dan lebar sedangkan satunya berukuran agak kecil.
Pantauan di lokasi, semua peziarah terpana dengan adanya air sungai yang berwarna susu capucino tersebut.
Baca Juga: Wisata Alam Capolaga Subang, Sensasi Menikmati Keindahan Sambil Camping di Akhir Pekan
Banyak peziarah yang mengabadikan fenomena langka tersebut dengan menggunakan telepon selular.
Aliran air tersebut berundak-undak mengalir dari arah pegunungan sehingga sangat indah dipandang dan menimbulkan decak kagum.
Menurut Jakobus Triyono yang sudah bekerja 30 tahun lamanya di Gua Maria Sendangsono, fenomena aliran air tersebut karena hujan di daerah pegunungan.
“Air biasanya jernih kalau musim kemarau, tapi bila hujan maka berwarna seperti itu,” ungkapnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: insiden24.com
Artikel Terkait
DK PBB Gelar Rapat Darurat, Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran
Menag Minta Maaf dan Tegaskan Zakat Tetap Wajib Setelah Pernyataan Picu Salah Paham
Qatar Kecam Serangan Rudal Iran, Sebut Langgar Kedaulatan dan Ancam Stabilitas Kawasan
Menhut Serahkan 833 Hektar Perhutanan Sosial di IKN, Dukung Program Unggulan Prabowo