Di sisi lain, ambisi utama tak pernah berubah: finis empat besar. Itulah bahan bakar yang membuat Juventus tetap beringas, mengejar tiket Liga Champions musim depan. Meski kini terlempar ke posisi keenam, selisih empat poin dari Roma di peringkat keempat dinilai masih sangat mungkin dikejar.
Bagi Spalletti, tugasnya lebih dari sekadar meracik taktik. Di usianya, ia merasa punya misi menularkan api semangat kepada pemain-pemain muda seperti Kenan Yildiz dan Edon Zhegrova. Ia yakin, kombinasi antara kualitas individu dan kepercayaan diri bisa melahirkan keajaiban di lapangan hijau.
Dengan dukungan suporter yang mulai kembali solid, Spalletti optimis. Ia memprediksi Juventus akan menjalani fase akhir musim dengan gemilang. Malam penuh drama di Olimpico mungkin bukan kemenangan sempurna, tapi itu cukup untuk menunjukkan bahwa jantung Bianconeri masih berdetak kencang.
Artikel Terkait
Jenazah Try Sutrisno Disalatkan di Masjid Sunda Kelapa Sebelum Dimakamkan di Kalibata
Hizbullah Luncurkan Rudal ke Israel, Balasan Serang Wilayah Lebanon
Wapres Keenam RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD
Ali Larijani, Operator Kunci di Balik Layar Pasca Kematian Khamenei