Nusantara62 – Berikut lanjutan Legenda Kyai Ageng Danalaya, Cerita Rakyat Jawa Tengah:
Kebulatan hati untuk mencurahkan isi hatinya akhirnya tidak dapat ditahan lagi.
Pada suatu ketika yang baik dan indah, di saat beristirahat berdua, pada kesempatan itulah Pangeran Meleng mencurahkan isi hatinya kepada Raden Ajeng Danawati menyatakan cintanya kepada Raden Ajeng Danawati.
Baca Juga: Cerita Rakyat Sumatera Utara, Asal Mula Senandung Bilah, Cinta yang Terhempas di Labuhanbatu
Mendengarkan pernyataan yang telah lama ditunggu-tunggunya itu, Raden Ajeng Danawati berlari menjauh sambil menangis karena tidak mampu manahan perasaan hatinya, gembira bersyukur, malu, takut bercampur menjadi satu, sehingga dia tidak mampu berkata-kata menjawab pernyataan Pangeran Meleng yang tulus Itu.
”Ohhh, maafkanlah kanda, bila ada kata-kata kanda yang tidak berkenan di hati dinda', kata Pangeran Meleng setelah melihat sikap Raden Ajeng Danawati demikian itu.
Katanya melanjutkan : 'Memang itulah isi hati kanda yang suci yang telah lama kanda pendam di dalam lubuk hati kanda yang paling dalam'
Artikel Terkait
Lefundes Pasang Target Tiga Poin di Kandang Demi Kejar Persib
Andry Asmoro Desak Pemerintah Segera Rombak Kebijakan untuk Dongkrak Industri Manufaktur
Duel Sengit di Indonesia Arena: Garuda Hadang Singa Mesopotamia untuk Puncak Grup
Truk Kontener Lindas Korban Jiwa, Lalu Lintas Simpangan Depok Lumpuh Total