Baca Juga: Cerita Rakyat Sumatera Utara, Dongeng Terjadinya Dua Danau di Lintong ni Huta, Sakit Hati Sang Adik
'Ohhh ... tidak kanda, tidak | Benarkah kanda mencintai dinda ? Jawab Raden Ajeng Danawati dengan suara gemetar diliputi rasa yang dia sendiri tidak mengetahui apa sebabnya. '
”Kanda mengetahui sendiri keadaan dinda: tidak mempunyai rumah, orang tua, hidup mengembara tidak tentu tujuan, badan rusak tidak terurus, tidak berderajat dan berpangkat. ”
”Apakah tidak menyesal apabila nanti dinda tidak dapat membahagiakan kanda ? Apakah sudah kanda pikirkan masak-masak akibatnya nanti ?'
Baca Juga: Cerita Rakyat NTT, Legenda Nunduk Loke Nggerang, Kisah Pilu dari Tanah Manggarai
'Aduh ..... banyak benar pertanyaan dinda. Dengarkanlah dinda! Dengarkanlah sumpah kanda, demi bumi dan langit, di dunia ini hanya dindalah yang menjadi tempat curahan cintaku.”
”Lihatlah keadaan kanda ini, dinda tersayang, sama dengan keadaan dinda. Sama-sama kita dalam penderitaan. ”
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: nusantara62.com
Artikel Terkait
Lefundes Pasang Target Tiga Poin di Kandang Demi Kejar Persib
Andry Asmoro Desak Pemerintah Segera Rombak Kebijakan untuk Dongkrak Industri Manufaktur
Duel Sengit di Indonesia Arena: Garuda Hadang Singa Mesopotamia untuk Puncak Grup
Truk Kontener Lindas Korban Jiwa, Lalu Lintas Simpangan Depok Lumpuh Total