"Kami akan memberikan kemudahan insentif pajak bagi pusat-pusat perbelanjaan, hotel, dan sebagainya, agar mereka kemudian bisa memberikan diskon yang signifikan. Bahkan nanti pada puncaknya, saya yakin diskonnya bisa sampai 70,"
kata Pramono penuh keyakinan.
Sebagai bentuk komitmen, Gubernur pun memutuskan untuk tak pulang kampung tahun depan. Asal tahu saja, kampung halamannya ada di Kediri, Jawa Tengah. Tapi tahun depan, dia memastikan akan merayakan Idulfitri di Jakarta. Inilah contoh nyata dari tema 'Mudik ke Jakarta' yang diusung. Dia ingin merasikan suasana Lebaran yang berbeda, tanpa harus terjebak kemacetan arus mudik.
"Kalau mau berlebaran, bisa sekarang dengan video call. Saya juga akan video call dengan keluarga saya. Jadi artinya, kami tetap di Jakarta untuk menikmati Jakarta,"
tuturnya mengenai rencana Lebaran keluarganya.
Jadi, mulai sekarang warga Jakarta mungkin bisa mempertimbangkan opsi untuk tidak mudik. Angkutan umum gratis dan diskon gila-gilaan di mal bisa jadi pertimbangan yang menarik. Pramono jelas berharap gebrakan ini bisa mengubah kebiasaan lama dan menyemarakkan ibu kota di hari raya.
Artikel Terkait
Sekjen Kabinet Bantah Isu Pemerintah Abaikan Guru, Sebut Tiga Bukti Perhatian
Indonesia Kecam Aneksasi Israel di Tepi Barat sebagai Pelanggaran Hukum Internasional
KPK Geledah Rumah Eks Pj Sekda Pati Terkait Kasus Suap Pengisian Jabatan
BNI Siapkan Likuiditas Rp24 Triliun untuk Antisipasi Kebutuhan Lebaran 2026