Garuda Indonesia Fokus Optimalisasi Kinerja Usai Penguatan Fondasi

- Jumat, 27 Februari 2026 | 01:30 WIB
Garuda Indonesia Fokus Optimalisasi Kinerja Usai Penguatan Fondasi

Jakarta - Tahun ini, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memasuki fase baru. Setelah melalui periode penguatan fondasi, maskapai pelat merah itu kini bersiap untuk mengoptimalkan kinerjanya. Hal ini diungkapkan oleh Danantara, yang mengawal proses transformasi perusahaan.

Menurut Managing Director Stakeholders Management Danantara, Rohan Hafas, tahun 2025 lalu benar-benar menjadi masa yang krusial. Fokus waktu itu adalah memperkuat dasar operasional dan struktur keuangan Garuda. "Itu prasyarat mutlak," katanya, "untuk menciptakan pertumbuhan yang bisa bertahan lama di fase berikutnya."

Rohan menjelaskan lebih lanjut posisi strategis kedua tahun tersebut.

"Tahun 2025 merupakan periode penguatan fundamental Garuda Indonesia, dan 2026 ini sebagai landasan optimalisasi. Fokus kami memastikan kesiapan operasional dan struktur keuangan yang lebih sehat," ujarnya di Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Jadi, apa saja yang sudah dikerjakan? Sepanjang tahun lalu, prioritas diarahkan pada tiga hal utama. Pertama, peningkatan kesiapan armada secara bertahap. Kedua, penguatan struktur permodalan. Dan ketiga, penataan jaringan serta kapasitas dengan prinsip kehati-hatian yang ketat.

Untuk urusan armada, Garuda Indonesia Group telah menjalani program perawatan dan reaktivasi pesawat. Prosesnya dilakukan selangkah demi selangkah, mengikuti rencana operasional yang sudah ditetapkan. Rohan melihat progres ini cukup menggembirakan. Menurutnya, ada perbaikan kesiapan armada yang konsisten dan terukur. Hal ini juga menjadi jaminan kualitas layanan sebelum nantinya kapasitas benar-benar ditingkatkan.

"Pendekatan ini menempatkan kualitas dan keberlanjutan sebagai prioritas, bukan ekspansi agresif dalam jangka pendek," tegas dia.

Di sisi lain, dari sudut pandang keuangan, Danantara juga tak tinggal diam. Mereka telah menjalankan penguatan struktur permodalan lewat skema korporasi yang sebelumnya sempat diumumkan. Tujuannya jelas: memperkuat neraca, menambah fleksibilitas keuangan, dan memberi ruang untuk stabilisasi operasional. Rohan menegaskan, semua kebijakan ini ditempuh dengan tata kelola yang prudent dan tentu saja, patuh pada regulasi.

Dengan fondasi yang dinilai semakin kokoh, strategi untuk tahun 2026 pun bergeser. Fokusnya kini adalah optimalisasi kapasitas dan peningkatan kinerja secara terukur. Orientasinya bukan lagi sekadar mengejar angka pertumbuhan volume.

"Yang utama adalah memastikan pertumbuhan yang sehat, menguntungkan, dan tentu saja, berkelanjutan," tambah Rohan.

Sebagai penutup, dia kembali menegaskan komitmen Danantara. Transformasi Garuda Indonesia akan diawal dengan disiplin dan akuntabilitas tinggi.

"Danantara berkomitmen mengawal transformasi Garuda Indonesia secara disiplin dan akuntabel demi menciptakan nilai jangka panjang bagi industri penerbangan nasional serta perekonomian Indonesia," pungkasnya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar