Pascabencana, fase rehabilitasi dan rekonstruksi pun mulai digarap. Di tahap ini, Kemensos memberikan bantuan jaminan hidup. Sekitar 175 ribu orang akan menerima Rp450.000 per bulan, dan itu berlangsung selama tiga bulan. Total anggarannya sekitar Rp238 miliar.
“Penyalurannya sudah mulai jalan,” jelasnya. “Penerima manfaatnya sudah terverifikasi, usulannya dari pemda dan ditandatangani Mendagri. Kita salurkan bertahap lewat PT Pos dan BSI.”
Selain itu, ada juga bantuan isian rumah. Lebih dari 47 ribu keluarga telah menerima bantuan senilai Rp3 juta per keluarga, dengan total realisasi di atas Rp143 miliar.
“Santunan isian rumah ini, baik untuk hunian sementara maupun tetap. Termasuk juga bagi mereka yang menyewa atau menunggu bantuan dana hunian,” ujar Gus Ipul.
Terakhir, ada bantuan stimulan ekonomi. Nilainya sekitar Rp5 juta per keluarga, menyasar lebih dari 47 ribu penerima manfaat. Totalnya mencapai Rp238 miliar lebih.
Kalau dijumlah semua, bansos adaptif tahap pertama untuk tiga provinsi itu nilainya cukup besar.
“Secara keseluruhan, angkanya Rp632,8 miliar,” kata Gus Ipul menutup penjelasannya.
Artikel Terkait
BMKG Waspadakan Potensi Cuaca Ekstrem di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
156 Karyawan KEK Industropolis Batang Diberangkatkan ke China untuk Pelatihan Teknis
Waktu Buka Puasa di Bekasi Hari Ini Seragam, Jadwal Isya Berbeda
Menteri Perdagangan: Koperasi Desa Bukan Ancaman, Tapi Mitra Ritel Modern