Namun begitu, pesannya tegas. Ia mengingatkan anak asuhnya dan juga suporter untuk tidak terlalu terobsesi pada hasil klub lain. Energi harus dipusatkan untuk hal yang bisa dikontrol: performa tim sendiri.
Ada nuansa filosofis dalam ucapan Souza berikutnya. Ia seolah menyerahkan sebagian takdir itu pada faktor di luar lapangan.
Jalan menuju titel masih panjang. Dan ujian berat langsung menghadang. Persija dijadwalkan menjamu sang pengejar, Borneo FC, di Jakarta International Stadium (JIS) pada awal Maret nanti. Laga yang hasilnya bisa sangat menentukan arah angin di puncak klasemen. Souza dan anak buahnya jelas tak punya pilihan selain meraih poin penuh di depan pendukung sendiri.
Artikel Terkait
Billy Mambrasar Mundur dari Beasiswa LPDP, Beri Kesempatan ke Anak Bangsa Lain
Pelajar di Kutai Kartanegara Tikam Teman Sekelas Diduga Akibat Bullying
Imsak Jakarta Hari Ini Pukul 04.32 WIB, Disusul Subuh 04.42
Malut United Kalah 2-3 dari Persija, Pelatih Apresiasi Semangat Juang Pemain