Namun begitu, pesannya tegas. Ia mengingatkan anak asuhnya dan juga suporter untuk tidak terlalu terobsesi pada hasil klub lain. Energi harus dipusatkan untuk hal yang bisa dikontrol: performa tim sendiri.
Ada nuansa filosofis dalam ucapan Souza berikutnya. Ia seolah menyerahkan sebagian takdir itu pada faktor di luar lapangan.
Jalan menuju titel masih panjang. Dan ujian berat langsung menghadang. Persija dijadwalkan menjamu sang pengejar, Borneo FC, di Jakarta International Stadium (JIS) pada awal Maret nanti. Laga yang hasilnya bisa sangat menentukan arah angin di puncak klasemen. Souza dan anak buahnya jelas tak punya pilihan selain meraih poin penuh di depan pendukung sendiri.
Artikel Terkait
Polri Bentuk Satgas Haji 2026 Cegah Penipuan yang Rugikan Masyarakat Rp92,64 Miliar
AS Kerahkan Dua Kapal Perang ke Selat Hormuz, Iran Bantah dan Klaim Kendali Penuh
Polri Gagalkan 1.243 Calon Jemaah Haji Ilegal Sepanjang 2025
Harley-Davidson Luncurkan Platform Ride untuk Transformasi Merek dan Perkuat Komunitas