Cobalah minum teh jahe hangat sebelum atau sesudah makan. Rasanya nyaman di perut dan bisa mendukung perjalanan diet kamu.
4. Teh Peppermint
Peppermint mungkin tidak membakar lemak secara langsung. Tapi kekuatannya ada di tempat lain. Teh ini bisa menenangkan sistem pencernaan, mengurangi kembung, dan yang penting, menahan keinginan untuk ngemil berlebihan.
Minum di sore hari atau setelah makan besar bisa jadi trik jitu untuk menghindari camilan yang menggagalkan target kalori.
5. Teh Oolong
Teh oolong ini posisinya unik, ada di antara teh hijau dan teh hitam. Kandungan polifenol dan kafeinnya dapat meningkatkan oksidasi lemak dan mendorong tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi. Banyak penggemar teh menyukai oolong karena rasanya yang kompleks dan manfaatnya yang beragam.
6. Teh Putih
Teh putih mengalami proses minimal sehingga kaya akan antioksidan. Teh ini dipercaya dapat membantu mencegah pembentukan sel lemak baru dan mempercepat pemecahan lemak yang sudah menumpuk. Rasanya ringan dan alami, cocok dinikmati kapan saja sebagai bagian dari strategi diet jangka panjang.
Namun begitu, perlu diingat. Teh-teh di atas hanyalah pendukung. Para ahli selalu menekankan bahwa tidak ada yang bisa menggantikan pola makan sehat dan olahraga teratur. Efeknya hampir tidak akan terasa tanpa kedua hal itu.
Jadi, bagi Anda yang ingin menjalani program diet selama Ramadan, kelima jenis teh tadi bisa jadi teman setia. Pilih yang sesuai selera, konsisten, dan jangan lupa imbangi dengan gaya hidup sehat. Selamat mencoba.
Artikel Terkait
Pelatih Persija: Fokus pada Konsistensi, Bukan Pergerakan Rival
Pelajar di Kutai Kartanegara Tikam Teman Sekelas Diduga Akibat Bullying
Imsak Jakarta Hari Ini Pukul 04.32 WIB, Disusul Subuh 04.42
Malut United Kalah 2-3 dari Persija, Pelatih Apresiasi Semangat Juang Pemain