“Kami mewakili pihak Kodam, menyampaikan duka mendalam atas kejadian ini dan semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan dan keikhlasan,” ujar Tri.
Proses identifikasi korban pun berjalan. Salah satu jenazah telah dikenali keluarganya berkat tanda khusus di bagian mulut. Sementara jenazah Serda Hamdani telah diberangkatkan pada 23 Februari 2026 ke kampung halamannya di Maros, Sulawesi Selatan, untuk dimakamkan.
“Jenazah Serda Hamdani telah diserahkan kepada keluarga dan sudah dimakamkan di Maros,” pungkasnya.
Di tengah suasana duka, aparat keamanan tak tinggal diam. Mereka terus meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan di sejumlah titik rawan. Operasi pemburuan terhadap para pelaku juga digencarkan, demi menjaga stabilitas dan mencegah terulangnya tragedi serupa.
Artikel Terkait
Masjid Bergaya Kelenteng di Jakarta Timur, Kisah Perjalanan Spiritual Sang Pendiri
Ketua DPRD DKI Nilai Anggaran Belum Efektif Tekan Pengangguran yang Picu Kriminalitas
Penganiaya Pegawai SPBU yang Mengaku Jenderal Ternyata Karyawan Rental dan Pengguna Narkoba
Polisi Bongkar Jaringan SMS Phishing e-Tilang Palsu yang Dikendalikan dari China