Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia, M Cholil Nafis, memprediksi awal Ramadan tahun depan bakal berbeda di kalangan umat Islam Indonesia. Namun begitu, dia mengingatkan keras agar perbedaan penentuan itu jangan sampai memicu perpecahan.
“Saya berharap masyarakat sudah dewasa,” ujar Cholil dalam sebuah keterangan resmi, Senin (16/2/2026).
“Ini masalah khilafiyah fikr atau masalah perbedaan pemikiran. Dan tidak perlu dibawa-bawa pada perpecahan, tapi jadikanlah perbedaan ini untuk kita belajar lebih banyak,” lanjutnya.
Artikel Terkait
Industri Otomotif Usulkan Ganti Pajak Bensin dengan Tarif Berbasis Berat Kendaraan
Libur Panjang Paskah, 352 Ribu Kendaraan Padati Gerbang Tol Keluar Jabotabek
Video Adu Mulut dan Senggolan Mobil Sempat Tutup Jalan di Tol Pelabuhan
Lima Oknum TNI Hadapi Proses Hukum Internal Terkait Pengeroyokan di Kafe Toraja