Suasana Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu sore itu terasa begitu khidmat. Tepat sekitar pukul enam petang, tiga peti jenazah prajurit TNI Kontingen Garuda yang gugur di Lebanon akhirnya tiba di tanah air. Mereka kembali dengan selimut bendera Merah Putih, penghormatan terakhir bagi para penjaga perdamaian.
Begitu mendarat, personel TNI langsung menyambut. Prosesi berlangsung cepat namun penuh ketertiban. Ketiga peti kemudian dipindahkan dengan mobil jenazah menuju lokasi upacara persemayaman militer. Rencananya, setelah upacara ini, mereka akan dibawa pulang ke daerah asal untuk dimakamkan dengan upacara militer lengkap.
Mereka adalah Kapten (Inf) Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadon. Kabar duka datang dari Lebanon pada akhir Maret lalu, tepatnya tanggal 29 dan 30 Maret 2026. Mereka gugur dalam dua insiden terpisah saat menjalankan tugas.
Sebelumnya, di Beirut, suasana haru juga telah menyelimuti Bandara Internasional Rafic Hariri. Upacara pelepasan jenazah digelar di sana, dipimpin langsung oleh Force Commander UNIFIL. Ini adalah bentuk penghormatan tertinggi bagi pengabdian mereka di bawah bendera PBB.
Tak hanya upacara, penghargaan juga diberikan. Atas dedikasi mereka dalam misi UNIFIL, ketiga prajurit itu dianugerahi medali dari Perserikatan Bangsa-Bangsa. Anugerah yang sama juga datang dari Angkatan Bersenjata Lebanon, diberikan secara anumerta sebagai pengakuan atas jasa besar mereka.
Kini, mereka telah pulang. Perjalanan panjang dari medan misi perdamaian akhirnya berakhir di bumi pertiwi. Selamat jalan, prajurit Garuda.
Artikel Terkait
Harga Emas Pegadaian Stabil, Galeri24 dan UBS Bertahan di Level Sebelumnya
Suami Asal Cianjur Temukan Istrinya Trauma Usai Hilang Kontak Tiga Minggu Bekerja di Rumah Erin Taulany
Pria di Makassar Aniaya Petugas SPBU Gegara Mertua Ditegur Serobot Antrean BBM
BMKG: Sebagian Besar Wilayah Sulsel Berawan, Waspada Potensi Hujan Petir dan Angin Kencang