Israel Kirim Menlu Saar ke Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza di Washington

- Minggu, 15 Februari 2026 | 11:50 WIB
Israel Kirim Menlu Saar ke Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza di Washington

Meski begitu, antusiasme terhadap forum ini ternyata tidak merata. Di satu sisi, sejumlah negara seperti Mesir, Arab Saudi, Qatar, Turki, dan Indonesia sepakat bergabung. Namun di sisi lain, sekutu-sekutu tradisional AS di Barat justru terlihat lebih hati-hati. Mereka masih mempertanyakan, apa sebenarnya peran Board of Peace ini dan bagaimana ia tidak akan tumpang-tindih dengan fungsi PBB yang sudah ada.

Fokus utama pertemuan perdana ini memang akan tertuju pada Gaza. Isu ini sendiri masih sangat rentan. Memang, Israel dan Hamas sama-sama sudah menyetujui rencana perdamaian Trump yang diumumkan tahun 2025 lalu, yang kemudian diikuti gencatan senjata sejak 10 Oktober.

Tapi keadaan di lapangan masih tegang. Gencatan senjata itu, yang kini masuk fase kedua, kondisinya sangat rapuh. Hamas bersikukuh menolak tuntutan untuk meletakkan senjata, terutama dengan alasan Israel masih kerap melakukan pelanggaran.

Israel punya jawaban sendiri untuk penolakan itu. Mereka sudah mengancam: kalau Hamas tidak mau meletakkan senjata dengan sukarela, maka militer Israel yang akan memaksa mereka melakukannya.

Jadi, pertemuan di Washington nanti bukan sekadar acara seremonial. Ia berlangsung di tengah situasi yang masih sangat mudah meledak.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar