Pemerintah Ultimatum 301 Blok Migas Mangkrak, Siap Cabut Izin

- Sabtu, 14 Februari 2026 | 14:15 WIB
Pemerintah Ultimatum 301 Blok Migas Mangkrak, Siap Cabut Izin

Namun begitu, ultimatum bukan satu-satunya senjata. Pemerintah punya beberapa strategi lain. Misalnya, menghidupkan kembali sumur-sumur tua dengan teknologi mutakhir dan kerja sama dengan mitra. Lalu, menawarkan blok yang tak digarap ke investor lain, baik dalam maupun luar negeri. Yang menarik, ada wacana melegalkan sumur rakyat yang jumlahnya diperkirakan mencapai 45 ribu unit agar bisa menyumbang produksi sekaligus menggerakkan ekonomi warga.

Semua percepatan ini krusial. Soalnya, ketergantungan kita pada impor energi masih sangat besar, terutama untuk BBM dan LPG. Meningkatkan produksi dalam negeri dianggap kunci untuk mengurangi beban impor dan membangun ketahanan energi jangka panjang.

Bagi Bahlil, ini lebih dari sekadar penertiban administratif. Ini soal strategi ekonomi nasional.

"Sumber daya alam harus dikelola optimal untuk kepentingan rakyat,"

katanya menegaskan.

Targetnya ambisius tapi jelas: kombinasi peningkatan lifting migas, hilirisasi, dan percepatan investasi diharapkan bisa jadi mesin pertumbuhan baru. Sekaligus, tentu saja, mengurangi ketergantungan pada energi impor yang selama ini membebani. Langkahnya sudah di depan mata, tinggal eksekusinya.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar