Israel memberikan tanggapan terkait insiden yang menewaskan tiga prajurit TNI, anggota pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon selatan. Namun begitu, pernyataan mereka terkesan berhati-hati, bahkan sedikit defensif.
Lewat sebuah unggahan di Telegram, militer Israel menyatakan bahwa mereka belum tentu bertanggung jawab. Menurut mereka, kasus ini masih perlu dikaji lebih dalam. "Insiden-insiden tersebut sedang ditinjau secara menyeluruh," tulis pernyataan itu, seperti dilansir AFP. Tujuannya, untuk mengklarifikasi keadaan dan mencari tahu apakah serangan itu berasal dari aktivitas Hizbullah atau justru dari IDF sendiri.
Area tempat kejadian disebutkan sebagai zona pertempuran aktif, di mana pasukan Israel sedang beroperasi melawan kelompok Hizbullah yang didukung Iran. Nuansa naratifnya jelas: situasi di lapangan sangatlah rumit dan berbahaya.
Artikel Terkait
Pria Lansia di Banjarmasin Tewas Ditusuk Diduga oleh Adik Iparnya
Pemerintah Terapkan WFH bagi ASN Setiap Jumat Mulai April 2026
Harga Minyak Anjlok Usai Pernyataan Lunak Presiden Iran
Buronan Interpol Bos Mafia Skotlandia Ditangkap di Bandara Bali