Wamenkominfo Nezar Patria Ingatkan Ancaman Data Poisoning dan Pentingnya Tata Kelola Data untuk AI

- Jumat, 13 Februari 2026 | 14:30 WIB
Wamenkominfo Nezar Patria Ingatkan Ancaman Data Poisoning dan Pentingnya Tata Kelola Data untuk AI

"Kita mencoba memberikan proteksi tapi kita tidak bisa menghambat inovasi-inovasi. Jadi kita harus menyeimbangkan antara perlindungan dan pertumbuhan serta mencegah konsentrasi data yang melemahkan kedaulatan digital," jelasnya.

Langkah ketiga adalah menyusun standar manajemen data. Ini bukan kerjaan pemerintah sendirian, tapi perlu kolaborasi dengan sektor swasta. Tujuannya jelas: memastikan dataset yang dipakai untuk melatih AI itu bersih, relevan, dan benar-benar mewakili kondisi sebenarnya.

Nezar Patria lalu menekankan satu hal yang sering terlupa. Tantangan terberat sebenarnya bukan terletak pada kecanggihan teknologinya. Bukan. Masalah utamanya justru ada pada faktor manusia dan proses kerjanya.

"Problem dalam pemanfaatan teknologi terbaru ini bukan di teknologi yang terbesar, tapi pada people dan juga process. Tanpa talenta yang kompeten di bidang data dan AI, saya kira kedaulatan yang kita bicarakan hanya menjadi retorika saja," tegasnya sekali lagi.

Peringatannya cukup jelas. Di balik gemerlap inovasi AI, ada pekerjaan rumah besar yang menanti: menyiapkan SDM, memperkuat tata kelola data, dan membuat regulasi yang lincah. Kalau tidak, ya waspada saja. Imbasnya bisa ke mana-mana.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar