Gotong Royong Tangerang: Rp 1,5 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera

- Rabu, 10 Desember 2025 | 17:05 WIB
Gotong Royong Tangerang: Rp 1,5 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera

Markas Pusat Palang Merah Indonesia di Jakarta Selatan ramai pada Rabu (10/12/2025) siang. Di sana, Jusuf Kalla selaku Ketua Umum PMI Pusat menerima penyerahan bantuan tunai yang cukup signifikan. Nilainya mencapai Rp 1,5 miliar, dan datang dari Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten. Dana segar ini rencananya akan dialokasikan untuk penanganan korban bencana yang melanda beberapa wilayah di Pulau Sumatera.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menyerahkan bantuan itu langsung kepada JK. Menurut JK, kontribusi semacam ini sangat krusial untuk meringankan beban warga.

"Hari ini kami menerima sumbangan bantuan donasi dari Pak Bupati Tangerang, PMI di sana, ASN membantu, desa, sebesar Rp 1,5 miliar sebagai tahap pertama untuk membantu musibah di Sumatera," kata JK.

"Hal ini sangat penting karena memang prinsip kita dari masyarakat ke masyarakat," ucapnya lagi.

Lalu, bagaimana dana dan bantuan lain akan didistribusikan? JK membeberkan bahwa PMI sudah punya operasi di lapangan. Bantuan yang dikumpulkan tak cuma uang, tapi juga barang-barang logistik seperti air bersih dan makanan. Bahkan, ada gudang khusus yang disiapkan untuk menampung semuanya.

"Nanti di samping itu juga kita menerima bantuan logistik dalam bentuk barang. Kita punya gudang sebelah menampung itu," tutur JK.

Soal pengiriman, akan digunakan dua jalur. Untuk barang-barang berukuran besar, rencananya lewat laut. Sementara itu, kebutuhan yang lebih mendesak seperti obat-obatan dan stok darah akan diterbangkan.

"Kapal sekarang ada di Medan dan Aceh, nanti balik. Di samping kalau yang penting, kayak obat, kayak yang lainnya, itu dengan pesawat udara," jelasnya.

Di sisi lain, Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan asal-usul dana tersebut. Ternyata, Rp 1,5 miliar itu merupakan hasil penggalangan dari seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Tangerang. Iuran gotong royong ini melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN), kaum ibu dari PKK, hingga perangkat desa lewat Apdesi.

"Menggalang kepada seluruh komponen masyarakat terkait dengan untuk bisa kita meringankan beban masyarakat, saudara-saudara kita yang ada di Sumatera. Baik itu di Aceh, di Sumut, dan Sumbar sekitarnya," tutur Maesyal.

Bagi dia, ini lebih dari sekadar angka. Ini wujud nyata rasa solidaritas dan kepedulian warga Tangerang terhadap saudara-saudaranya yang sedang berduka. Mereka pun berharap, dengan bantuan ini, proses pemulihan di Aceh, Sumut, dan Sumbar bisa berjalan lebih cepat.

"Kita mohon bantuannya ini akan diserahkan kepada PMI Pusat melalui PMI, untuk bisa dikirimkan atau disampaikan kepada saudara-saudara kita yang saat ini sedang mengalami bencana alam," pinta Maesyal.

"Mudah-mudahan dengan hadirnya kami di sini bisa meringankan beban masyarakat saudara-saudara kita yang ada di Sumatera yang sekarang ini sedang mengalami musibah bencana alam," harapnya menutup pembicaraan.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar