Kemendag Fasilitasi Ekspor 1.217 UMKM, Raih Transaksi USD 134,87 Juta

- Senin, 09 Februari 2026 | 04:30 WIB
Kemendag Fasilitasi Ekspor 1.217 UMKM, Raih Transaksi USD 134,87 Juta

Kementerian juga menyelenggarakan dua sesi khusus dalam rangka Hari Perempuan Internasional 2025, yang melibatkan perwakilan di Hungaria dan Inggris dengan fokus pada produk makanan ringan, fesyen, dan batik.

Menteri Perdagangan Budi Santoso memaparkan filosofi di balik inisiatif tematik ini.

Business matching tematik mendorong partisipasi UMKM penyandang disabilitas dan perempuan pelaku usaha agar produk unggulannya dapat dikenal dan diterima di pasar internasional. Upaya ini adalah komitmen memastikan seluruh pelaku UMKM memiliki kesempatan yang setara untuk mengakses pasar global,” tuturnya.

Strategi Penguatan dan Rencana Ke Depan

Untuk mengonsolidasikan capaian ini, program UMKM BISA Ekspor akan terus ditingkatkan. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, MURIANETWORK.COMini Puntodewi, menyebutkan bahwa salah satu strategi kuncinya adalah melibatkan lebih aktif jaringan kedutaan besar dan konsulat jenderal Republik Indonesia di luar negeri. Langkah ini diharapkan dapat memberikan fasilitasi dan pendampingan yang lebih intensif serta berkelanjutan bagi pelaku usaha.

Menyongsong tahun 2026, Kemendag telah menyiapkan rekomendasi 178 pameran internasional sebagai panduan bagi para pembina UMKM. Rekomendasi ini diharapkan dapat menjadi peta jalan untuk memperkenalkan produk binaan ke pasar ekspor yang lebih luas.

Fajarini Puntodewi juga menyoroti harapan dari lapangan.

“Para pembina UMKM juga mengharapkan masukan yang lebih intensif dari perwakilan perdagangan RI menyangkut kesesuaian produk UMKM dengan karakteristik pasar negara tujuan,” ungkapnya.

Dengan berbagai langkah strategis dan fokus pada inklusivitas, upaya pemerintah dalam mendobrak pasar global untuk UMKM Indonesia menunjukkan perkembangan yang konkret. Tantangan ke depan adalah memastikan bahwa momentum ini tidak hanya terjaga, tetapi juga dapat dinikmati oleh lebih banyak pelaku usaha di tanah air.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar