Kemendag Fasilitasi Ekspor 1.217 UMKM, Raih Transaksi USD 134,87 Juta

- Senin, 09 Februari 2026 | 04:30 WIB
Kemendag Fasilitasi Ekspor 1.217 UMKM, Raih Transaksi USD 134,87 Juta

MURIANETWORK.COM - Kementerian Perdagangan berhasil memfasilitasi ekspor bagi 1.217 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sepanjang tahun 2025. Melalui program UMKM BISA Ekspor, total nilai transaksi yang tercatat mencapai USD 134,87 juta. Capaian ini menunjukkan potensi riil produk lokal untuk bersaing di pasar global, yang didorong melalui ratusan sesi pertemuan bisnis dengan pembeli dari berbagai negara.

Rincian Transaksi dan Mekanisme Pertemuan

Dari total transaksi senilai USD 134,87 juta, rinciannya terdiri atas purchase order senilai USD 57,45 juta dan potensi transaksi sebesar USD 77,42 juta. Pencapaian ini tidak lepas dari 622 kegiatan business matching yang difasilitasi. Kegiatan tersebut terbagi dalam 399 sesi pitching, di mana pelaku UMKM mempresentasikan produk langsung kepada perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri, serta 223 pertemuan langsung dengan calon pembeli internasional. Mayoritas pertemuan ini, mengingat efisiensi dan jangkauannya, dilaksanakan secara virtual.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan optimisme yang didapat dari hasil ini.

"Capaian ini membuktikan UMKM Indonesia punya kesempatan bersaing untuk diterima di pasar internasional,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Minggu (8/2/2026).

Negara Tujuan dan Produk Unggulan

Uni Emirat Arab tercatat sebagai mitra business matching paling aktif selama 2025, diikuti oleh Hungaria, Hong Kong, Malaysia, dan Korea Selatan. Dari sisi produk, sektor makanan dan minuman menjadi yang paling dominan dengan porsi 29,99 persen dari seluruh sesi. Produk perkebunan menyusul di posisi kedua (14,91 persen), diikuti oleh furnitur dan dekorasi rumah serta tekstil dan fesyen yang masing-masing menyumbang 10,94 persen. Sektor perikanan juga berkontribusi sebesar 5,63 persen.

Komitmen pada Inklusivitas melalui Business Matching Tematik

Selain rangkaian reguler, program ini juga menggelar pertemuan tematik untuk mendorong partisipasi kelompok tertentu. Business Matching Tematik Disabilitas pada akhir September 2025, misalnya, mempertemukan UMKM dengan perwakilan perdagangan di Chile, Jepang, Jerman, dan Thailand untuk mempromosikan kerajinan dan fesyen.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar