Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, baru-baru ini memberikan kabar terbaru soal proyek Light Rail Transit (LRT) Ibu Kota. Saat ditemui usai sebuah acara di Taman Ismail Marzuki, ia mengungkapkan target operasional untuk salah satu ruas yang dinanti-nanti.
"Pemerintah DKI Jakarta kan sekarang ini sedang menyelesaikan LRT dari Velodrome sampai dengan Manggarai," kata Pramono.
Lalu ia menambahkan, "Dan mudah-mudahan tahun depan bisa mulai dioperasikan."
Target tahun depan itu terdengar cukup optimis. Namun begitu, pekerjaan Pemprov DKI tak cuma berhenti di situ. Mereka sudah memikirkan langkah selanjutnya, yakni pengembangan rute. Ada dua opsi yang sedang dikaji matang-matang.
Pertama, melanjutkan jalur yang ada hingga ke kawasan Dukuh Atas. Opsi kedua lebih ambisius: membuka rute baru yang menjangkau wilayah utara.
"Pertanyaannya adalah apakah akan dilanjutkan sampai Dukuh Atas atau dibuka rute baru?" ujar Pramono menerangkan.
Ia lalu membeberkan gambaran rute baru itu, "Yaitu dari Velodrome, Kelapa Gading, sampai dengan Tanjung Priok, kemudian ke JIS, dari JIS ke Ancol, Ancol sampai dengan PIK 2 dan sebagainya."
Kalau rencana besar ini bisa terwujud, dampaknya akan signifikan. Menurut Pramono, seluruh koridor transportasi di Jakarta akhirnya akan terhubung dengan baik. Jaringan transportasi publik yang lebih terintegrasi bukan lagi impian.
Keputusan penting soal arah pengembangan ini, katanya, akan segera diambil. Bahkan, waktunya sangat dekat.
"Nah, keputusannya tahun depan ini. Minggu ini," tegas dia.
Jadi, kita tinggal menunggu. Apakah pilihannya adalah ekstensi ke Dukuh Atas, atau justru pembukaan rute baru yang lebih panjang? Minggu-minggu ini kuncinya.
Artikel Terkait
Perindo Sultra Kurban Lima Sapi untuk Warga Kurang Mampu di Kendari
Atta Halilintar Sebar 12 Ekor Sapi Kurban ke Sejumlah Daerah di Jawa Barat
Ria Ricis Buka Suara soal Operasi Hidung: Bukan demi Estetika, tapi karena Gangguan Pernapasan Akibat Tulang Bengkok
MUI: Penggunaan APBN untuk Hewan Kurban Presiden Tidak Melanggar Syariat Islam