Gubernur DKI Ancam Bebastugas Oknum Terlibat Pungli di Kota Tua

- Senin, 09 Februari 2026 | 02:15 WIB
Gubernur DKI Ancam Bebastugas Oknum Terlibat Pungli di Kota Tua

MURIANETWORK.COM - Sebuah video yang menunjukkan dugaan pungutan liar (pungli) di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, menjadi perbincangan hangat di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang pria membuka pembatas jalan setelah menerima sejumlah uang dari pengendara yang hendak melintas. Aksi ini diduga dilakukan oleh oknum juru parkir liar untuk mempersingkat perjalanan pengendara yang ingin menghindari jalur berputar. Menanggapi hal ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan akan memberikan sanksi tegas, termasuk pembebastugasan, bagi petugas yang terbukti terlibat.

Viralnya Aksi Pungli di Kawasan Wisata

Video berdurasi pendek itu dengan cepat menarik perhatian publik. Adegannya cukup jelas: seorang pengendara menyerahkan uang kepada pria yang kemudian dengan sigap membuka sebuah barrier atau pembatas jalan. Insiden ini terjadi di kawasan Kota Tua, lokasi wisata yang selalu ramai dikunjungi. Praktik semacam ini dinilai sangat meresahkan, karena selain merugikan masyarakat, juga merusak tata kelola dan ketertiban umum di ruang publik. Pengendara yang terlihat dalam video diduga sengaja memotong jalur untuk menghindari rute yang lebih panjang.

Komitmen Tegas Gubernur Pramono Anung

Merespons viralnya video tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung langsung mengambil sikap tegas. Dalam pernyataannya, ia menegaskan komitmennya untuk memberantas praktik pungli di ibu kota. Pramono tidak segan-segan mengancam akan memberikan sanksi berat bagi oknum aparat atau petugas yang terbukti melakukan atau membiarkan pungli terjadi.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar