Prabowo Targetkan 1.000 Kamar Kampung Haji Indonesia di Makkah dalam Beberapa Bulan

- Minggu, 08 Februari 2026 | 16:30 WIB
Prabowo Targetkan 1.000 Kamar Kampung Haji Indonesia di Makkah dalam Beberapa Bulan

Kebijakan bersejarah itu, lanjut Prabowo, telah memicu minat negara-negara lain untuk mengikuti langkah Indonesia. Hal ini menunjukkan posisi dan diplomasi Indonesia yang diperhitungkan dalam pengelolaan haji secara global.

“Akibat kita, banyak negara lain sekarang menyusul, InsyaAllah kampung haji Indonesia adalah yang pertama kali akan kita dirikan,” jelasnya.

Kendala dan Rencana Penggunaan Aset

Meski target telah dicanangkan, realisasi penggunaan fasilitas ini untuk jamaah masih memerlukan waktu. Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, sebelumnya menyatakan bahwa Kampung Haji belum dapat difungsikan pada musim haji tahun 2026 karena proses akuisisi aset yang baru rampung di bulan April.

"Tahun ini belum kita bisa kita gunakan. Kemarin kita sudah koordinasi dengan Danantara 2026 kita belum bisa menggunakan, karena Novotel itu yang baru dibeli itu baru selesai proses pembeliannya sekitar April," ungkap Dahnil dalam keterangannya di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Minggu (11/1/2026).

Pemerintah telah membeli sebuah hotel beserta lahan seluas 5 hektare di Makkah. Lokasinya yang strategis, hanya sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram, dipandang akan sangat meningkatkan kenyamanan dan pelayanan bagi jamaah. Selain hotel, pada lahan di depannya rencananya akan dibangun 13 tower dan sebuah mal untuk mengakomodasi kebutuhan jamaah haji Indonesia dalam skala besar.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar