Untuk menunjukkan komitmen dan memimpin langsung di lapangan, seluruh pimpinan tinggi Pemprov DKI Jakarta turun ke wilayah administrasi berbeda. Gubernur Pramono Anung sendiri memantau dan berpartisipasi langsung dalam kegiatan di wilayah Jakarta Timur. Di lokasi tersebut, ia didampingi oleh sejumlah pejabat seperti Wali Kota, kepala dinas terkait, hingga perwakilan dari Palang Merah Indonesia dan Badan Usaha Milik Daerah.
Sementara itu, Wakil Gubernur Rano Karno memimpin gerakan di Jakarta Pusat. Pola serupa terlihat di wilayah lainnya, di mana Sekretaris Daerah Provinsi dan para Asisten Sekda bertugas memimpin dan mengkoordinasi aksi di Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, serta Kabupaten Kepulauan Seribu.
Gotong Royong Hingga Tingkat Akar Rumput
Gerakan Jaga Jakarta Bersih dirancang untuk menjangkau hingga tingkat paling dasar pemerintahan. Pada level kecamatan, kegiatan dipimpin langsung oleh camat setempat. Sedangkan di tiap kelurahan, lurah berperan sebagai penggerak utama untuk mengajak warga berpartisipasi.
Struktur komando yang jelas ini menunjukkan pendekatan yang terorganisir dan sistematis. Dengan melibatkan seluruh lapisan, mulai dari pimpinan provinsi hingga tokoh masyarakat di tingkat RT/RW, gerakan ini diharapkan tidak hanya membersihkan lingkungan fisik, tetapi juga memperkuat jalinan komunikasi dan kerjasama antara pemerintah dan warga dalam mengatasi persoalan kebersihan kota secara berkelanjutan.
Artikel Terkait
Kekayaan Intelektual Kini Bisa Dijadikan Agunan KUR hingga Rp500 Juta
KPK Setor Rp11 Miliar ke Kas Negara dari Lelang Barang Rampasan
Jenazah Juwono Sudarsono Akan Dimakamkan di TMP Kalibata, Upacara Dipimpin Menhan
Pasar Rakyat Monas Atas Instruksi Presiden, 100.000 Kupon Dibagikan