Pantau – Di tengah ketegangan yang belum mereda, Amerika Serikat berencana menggelar pertemuan dengan Iran. Kabar ini datang dari Steve Witkoff, utusan khusus Presiden AS untuk Timur Tengah. Menurutnya, pertemuan itu bisa terjadi paling cepat pekan ini.
Witkoff menyampaikan hal itu di sebuah forum investasi di Miami, Jumat lalu. "Kami perkirakan pertemuan akan ada pekan ini," ujarnya. Ia pun mengaku berharap rencana itu benar-benar terwujud.
"Ada tanda-tanda positif, kapal-kapal sudah mulai melintas lagi," lanjut Witkoff. "Saya rasa presiden punya keinginan kuat untuk mencapai kesepakatan damai."
Ia menegaskan bahwa proses negosiasi akan terus berjalan. "Ini namanya negosiasi. Kami nggak akan berhenti di tengah jalan sebelum semuanya selesai. Proposal juga sudah kami ajukan," tegasnya.
Diplomasi Saat Situasi Memanas
Di sisi lain, Presiden Donald Trump disebut mendorong upaya perdamaian ini. Dalam kesempatan terpisah, Trump bahkan mengklaim Iran kini lebih terbuka untuk diajak bicara.
"Mereka hancur. Sekarang mereka mau bicara, dan kami juga mau. Mereka ingin buat kesepakatan," kata Trump.
Artikel Terkait
Harga Emas di Pegadaian Naik, Antam Sentuh Rp2,9 Juta per Gram
Astrologi Sebut 4 Zodiak yang Kerap Alami Kesulitan dalam Hubungan Asmara
Minat Mobil Listrik China Tinggi di AS, Namun Regulasi dan Tarif Jadi Penghalang Utama
SIM Keliling Tetap Beroperasi Hari Minggu, Dispensasi Perpanjangan Resmi Berakhir