Jenazah Juwono Sudarsono Akan Dimakamkan di TMP Kalibata, Upacara Dipimpin Menhan

- Minggu, 29 Maret 2026 | 04:35 WIB
Jenazah Juwono Sudarsono Akan Dimakamkan di TMP Kalibata, Upacara Dipimpin Menhan

Jenazah mendiang Juwono Sudarsono, mantan Menteri Pertahanan, akan dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Kalibata. Informasi ini disampaikan langsung oleh putranya, Vishnu Juwono, di rumah duka keluarga di Jakarta Selatan, Sabtu kemarin.

Vishnu menjelaskan rangkaian acara penghormatan terakhir untuk ayahnya. "Jadi rencananya besok akan disemayamkan di Gedung Urip Sumoharjo di Kementerian Pertahanan," ujarnya.

Semayam itu dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu.

Setelah prosesi itu selesai, jenazah akan langsung dibawa ke lokasi pemakaman. Menariknya, upacara pelepasan di Kalibata nanti rencananya akan dipimpin oleh Menhan yang sedang menjabat, Sjafrie Sjamsoeddin. Vishnu menegaskan hal ini.

"Dan saya dengar rencananya akan dipimpin oleh Menteri Pertahanan Bapak Sjafrie Sjamsoeddin dalam upacara tersebut," jelasnya.

Di sisi lain, keluarga juga membuka kesempatan bagi rekan-rekan almarhum untuk memberikan penghormatan. Juwono dikenal luas bukan hanya sebagai politisi dan menteri, tetapi juga sebagai akademisi di bidang hubungan internasional. Vishnu berharap banyak pihak bisa datang.

"Mudah-mudahan juga sahabat-sahabat beliau, ya, yang juga beliau cukup punya banyak kenalan selain di kalangan akademisi, khususnya Hubungan Internasional, juga kalangan TNI, ya, beliau juga punya kenalan dan kita harap mereka bisa memberikan silaturahmi dan penghormatan terakhir," harap Vishnu.

Juwono Sudarsono meninggal dunia dalam usia 84 tahun pada Sabtu siang, tepatnya pukul 13.45 WIB. Pria yang pernah dua kali memimpin Kementerian Pertahanan ini mengabdi di era Presiden Abdurrahman Wahid dan kemudian Susilo Bambang Yudhoyono. Kini, perjalanan panjangnya akan beristirahat di antara para pahlawan.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar