Sekretaris Jenderal ESDM Ahmad Erani Yustika menekankan pentingnya kecepatan eksekusi. "Tapi semuanya pasti akan selesai akhir tahun ini lah. Karena harus segera dieksekusi proyeknya," ungkapnya dalam sebuah kesempatan di kantornya.
Peta Investasi Hilirisasi Nasional
Secara keseluruhan, peta investasi 18 proyek hilirisasi pemerintah tersebar di berbagai sektor strategis dengan nilai yang sangat signifikan. Rinciannya menunjukkan fokus pada pengolahan sumber daya alam domestik.
Sektor hilirisasi mineral dan batubara mendominasi dengan delapan proyek senilai 20,1 miliar dolar AS. Sektor ketahanan energi menyusul dengan dua proyek senilai 14,5 miliar dolar AS, diikuti transisi energi (2,5 miliar dolar AS), kelautan dan perikanan (1,08 miliar dolar AS), serta pertanian (444,3 juta dolar AS).
Dengan groundbreaking yang akan segera dilakukan, pemerintah dan Danantara menunjukkan langkah nyata pertama dalam mewujudkan transformasi ekonomi berbasis nilai tambah. Keberhasilan tahap awal ini akan menjadi penanda penting bagi iklim investasi dan industrialisasi Indonesia ke depan.
Artikel Terkait
Bocah 6 Tahun Tewas Tenggelam di Pantai Gratis Singkawang
Ledakan Misterius Guncang Kawasan Utara Beirut, Diduga dari Rudal Pencegat
Angin Puting Beliung di Sabu Raijua Robohkan Gudang, Kerugian Capai Rp520 Juta
Kontras Ekstrem: Harga Pasar Kapten Indonesia vs Saint Kitts and Nevis Capai 400 Kali Lipat