MURIANETWORK.COM - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera memberikan laporan terkini mengenai pembangunan hunian bagi korban bencana di tiga provinsi. Laporan yang disampaikan di Jakarta pada Rabu (4/2/2026) itu memaparkan capaian pembangunan Hunian Sementara (Huntara) yang telah mencapai ribuan unit, sementara pembangunan Hunian Tetap (Huntap) masih dalam tahap awal pengerjaan.
Progres Huntara Capai 29,4 Persen
Dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Kementerian Dalam Negeri, juru bicara Satgas, Amran, mengungkapkan bahwa dari total 17.128 unit Huntara yang direncanakan, sebanyak 5.039 unit telah selesai dibangun. Angka ini merepresentasikan realisasi sebesar 29,4 persen dari target keseluruhan.
Amran kemudian merinci progres tersebut per provinsi. "Secara keseluruhan Huntara yang direncanakan 17.128, telah selesai dibangun 5.039 Huntara atau sebesar 29,4 persen," jelasnya.
Rincian Per Provinsi
Pencapaian di lapangan menunjukkan variasi yang cukup signifikan antar wilayah. Di Aceh, pembangunan 4.001 unit dari target 15.548 unit telah rampung, atau setara dengan 25,73 persen. Sementara itu, Sumatera Utara mencatat kemajuan lebih cepat dengan 562 unit selesai dari 962 unit yang direncanakan, mencapai 58,4 persen.
Progres tertinggi tercatat di Sumatera Barat, di mana 476 unit dari 618 unit Huntara telah berdiri, menembus realisasi 77,2 persen. Data ini menunjukkan upaya percepatan yang intensif, meski tantangan di setiap lokasi bisa berbeda-beda.
Pembangunan Huntap Masih dalam Tahap Awal
Berbeda dengan Huntara yang pembangunannya relatif lebih cepat, proses pembangunan Hunian Tetap (Huntap) masih memerlukan waktu lebih panjang. Amran memaparkan bahwa dari total 15.491 unit yang direncanakan di tiga provinsi, baru 329 unit yang saat ini sedang dalam proses pengerjaan.
Ia memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai tempo pembangunan ini. "Dan secara keseluruhan dari tiga provinsi direncanakan 15.491, sudah berproses 329. Tentunya Huntap ini pengerjaannya lebih lama dari Huntara, sehingga masih dalam tahap proses," tutur Amran.
Target dan Realisasi per Wilayah
Rincian untuk Huntap menunjukkan bahwa di Aceh, dari 8.600 unit yang ditargetkan, 48 unit sedang dibangun. Sumatera Utara mencatat 281 unit sedang berproses dari total rencana 3.295 unit. Sementara itu, untuk Sumatera Barat, proses pembangunan 3.596 unit Huntap yang direncanakan disebut belum dimulai hingga saat laporan ini disampaikan.
Laporan ini memberikan gambaran yang jelas mengenai fase pemulihan pascabencana, di mana penyediaan tempat tinggal sementara menjadi prioritas utama sebelum pembangunan hunian permanen yang membutuhkan perencanaan dan eksekusi lebih matang secara teknis dan administratif.
Artikel Terkait
Wamen ESDM: Transisi Energi Buka Peluang Investasi Rp1.680 Triliun dan 760 Ribu Lapangan Kerja
Pertamina Lakukan Rotasi Direksi, Mega Satria Jabat Direktur Keuangan
Satgas Fokus Perbaikan Masjid dan Huntara Jelang Ramadan di Daerah Bencana
BRIN Desak Pemprov DKI Kaji Ulang Efektivitas Hujan Buatan untuk Tangani Banjir